Jalankan Swadharma

Orang yang memahami akan arti hidup yang sebenarnya tak akan pernah menyesal akan apa yang dialaminya,   melainkan menerimanya sebagai suatu anugerah Hyang Widhi yang wajib dijalankannya. Semua kebaikan, keburukan, suka dan duka  yang dialami dalam hidup ini  bersumber dari- Nya, Tuhan Maha tahu apa yang telah diperbuat dan Tuhan Read more…

Kitab Agama: Kekal abadi

(Bersifat Sanatana Dharma) Umat se-dharma, ilmu Pengetahuan  suci  Jnana merupakan kecantikan manusia yang paling agung dan merupakan Artha yang tersembunyi serta menjadi sumber dari kemashyuran dan kebahagiaan umat manusia. Ilmu Pengetahuan suci Jnana adalah guru serta menjadi sahabat terdekat dalam menyelesaikan setiap persoalan hidup, bagaikan dewa yang dapat mengabulkan segala keinginan. Read more…

Perkokoh kualitas Rohani

Umat se-dharma, Kesabaran dan ketabahan/ Ksama merupakan sifat bijak dan mulia yang harus tertanam pada setiap umat manusia dalam membangun kualitas spiritual,   dalam menangkal nafsu Angkara murka. Perkokoh dan pertebal Kualitas Rohani. Segala sifat keras hati, yang penuh angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar. Read more…

Sarasamuccaya

Sloka 156-167 (KESUSILAAN) Sloka 156. Janganlah dibiarkan pikiran, kata-kata dan perbuatan untuk melakukan hal-hal yang buruk. Kebaikan akan dibalas kebaikan sedangkan kejahatan pasti berpahala celaka dan kenistaan. Sloka 157. Jangan berpikir untuk mebunuh, jangan berkata-kata untuk membunuh, dan jangan melakukan perbuatan membunuh. Pikiran, perkataan, dan perbuatan hendaknya selalu dilakukan demi Read more…

Acara Agama

Umat se-dharma, setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Hindu tak pernah lepas dengan praktek praktek keagamaan Acara agama dalam bentuk upakara. Upa berarti berhubungan, Kara berarti perbuatan/ pekerjaan tangan, Upakara merupakan bentuk pelayanan yang diwujudkan dari hasil kegiatan kerja berupa materi yang dipersembahkan dalam suatu upacara keagamaan. Bahan-bahan upakara semuanya bersumber dari ciptaan Read more…

Subhasita: Bhakti Yang Tulus

Umat se-dharma, masyarakat Hindu dalam mewujudkan rasa cinta kasih yang suci dan tulus kehadapan  Ida Sang Hyang Widhi Wasa dikenal dengan nama Bhakti baik pada tataran Para Bhakti maupun Apara Bhakti dalam doa mantram dikenal dengan Subhasita Bentuk bhakti atau bhavabhakti secara mendalam, suci, tulus dan sejati  dalam ajaran Hindu dikenal dengan Read more…

Bangun PURA dalam Diri

Umat se-dharma,  membangun kawasan suci atau membangun pura dalam diri amatlah penting dalam menata sang diri agar termotivasi untuk berprilaku baik/subha karma yang berdasarkan pada hukum Rta dan Dharma. Perilaku  Baik yang berdasar atas Rta adalah perilaku yang taat dan patuh pada  hukum alam sehingga Bhuana agung /makrokosmos  tidak terganggu Read more…

Jangan Pernah Berhenti Menabur Kebajikan

Umat se-dharma, Kalau di  renung renungkan, Ketika orang selalu menabur kebencian suatu pertanda bahwa dia hanya memiliki kebencian di dalam dirinya, akan tetapi, orang  yang memiliki kebajikan /Dharma dapat dipastikan dia akan memancarkan ajaran kebenaran/ Dharma Vahini dalam hidupnya.

Hanya orang yang sejuk di dalam hatinya yang bisa menemukan kesejukan, kedamaian dan keharmonisan di luar. Sulit membayangkan ada orang yang hidupnya menyejukan, menentramkan & damai kalau di dalam hatinya selalu bergejolak rasa irihati, benci dan dendam.

Untuk itu, sebagai umat Hindu jangan pernah berhenti dalam menabur kebajikan, bangun kesejukan dan kedamaian dalam hati dengan selalu mengendalikan diri Yama dan Nyama serta Tapa, Brata, Yoga dan Samadhi.  Niscaya hidup yang Santih Manah Santih dan Parama Santih dapat terwujud.

(kitab Ramayana & Panca Siskanya Angaji)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pesantian Widya Sabha Sasmitha-Yogyakarta .

(more…)