Melasti ke Pantai Pura Segara

Upacara melasti dilakukan  umat Hindu  pengempon Pura Aditya Jaya  di Jabodetabek, merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka “Karya agung Ngenteg Linggih dan Mendem Pedagingan”  . Simbol-simbol sakral seperti pretima atau pecanangan dari para dewata manifestasi Tuhan dipuja, kemudian berpawai atau mapeed,  diusung menuju sumber air seperti laut pantai /Segara Pura Cilincing . Di sumber air itulah upacara puncak melasti dilangsungkan yang intinya berupa upacara menghaturkan Bhakti pada Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Baruna dan terakhir nunas tirta wangsuhpada sebagai simbol tirta Amerta Kamandalu yang didapatkan di tengah segara. Inilah inti dari upacara melasti yang memiliki makna lebih mendalam untuk mengarahkan manusia agar selalu mengembangkan keinginan-keinginan yang didasari hati yang mulia. Semua itu tidak lepas dari keberadaan tirta Kamandalu sebagai air suci untuk memenuhi keinginan yang mulia.