Satuan Pengamanan (SATPAM)

Satuan Pengamanan (Satpam) di Pura Aditya Jaya

Pura Aditya Jaya Rawamangun merupakan tempat ibadah umat Hindu yang cukup besar di Jakarta, Lokasi yang strategis mendorong dan memudahkan umat atau pemedek datang dari berbagai arah atau  tangkil di Pura. Hampir setiap hari ada umat atau pemedek yang datang melaksanakan ibadah atau Tirtayatra. Oleh karena itu diperlukan adanya petugas atau Satuan Pengamanan (Satpam) yang melaksanakan tugas untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan Pura Aditya Jaya.

Tugas Pokok Satpam

Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan Pura Aditya Jaya khususnya pengamanan phisik (Physical Security)

Fungsi Satpam

Segala usaha atau tindakan guna melindungi dan mengamankan dari segala gangguan/ancaman baik yang berasal dari luar atau dari dalam Pura Aditya Jaya Rawamangun.

Peranan Satpam
Dalam  melaksanakan  tugasnya satpam mempunyai peranan sebagai:
  1. Unsur pembantu Ketua Pengempon, Kedua Bidang-Bidang Pengurus Aditya Jaya dalam hal pengamanan dan penertiban dilingkungan Pura Aditya Jaya.

  2. Unsur pembantu Polri dalam hal pembinaan keamanan dan penegakan hukum di lingkungan Pura Aditya Jaya.

Kegiatan

Kegiatan satpam disesuaikan dengan keadaan dan lingkungan serta kebutuhan masing-masing pelaksanaan suatu proyek yang bersangkutan sebagai penjabaran dari fungsi satpam, maka dalam melaksanakan tugasnya satpam melakukan kegiatan-kegiatan yang pada pokoknya sebagai berikut:

Pengaturan:

Mengadakan pengaturan dengan maksud menegakkan tata tertib yang berlaku dilingkungan Pura, khususnya yang menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas-tugas lain yang diberikan Ketua Pengempon, Ketua Bidang, Ketua Proyek seperti:

  1. Tanda pengenal atribut pegawai, atribut pedagang/ atribut pekerja proyek.
  2. Pengaturan penerimaan tamu/mengisi buku tamu.
  3. Pengaturan parkir kendaraan.

Penjagaan

Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi masuk keluarnya orang/umat dan  atau barang dan mengawasi keadaan-keadaan atau hal-hal yang mencurigakan disekitar tempat tugasnya.

Perondaan:

Melakukan perondaan sekitar Pura menurut rute dan waktu tertentu dengan maksud mengadakan penelitian dan pemeriksaan terhadap segala sesuatu yang tidak wajar dan tidak pada tempatnya yang dapat atau diperkirakan menimbulkan ancaman dan gangguan serta mengatur kelancaran lalu lintas di lingkungan Pura.

Mengadakan pengawalan bila diperlukan baik kepada sesepuh umat, tamu instansi pemerintah dan lain sebagainya.

Tindakan Sementara

Mengambil langkah-langkah dan tindakan sementara bila terjadi suatu tindak pidana antara lain seperti:

  1. Mengamankan tempat kejadian perkara.
  2. Menangkap/memborgol pelakunya (hanya dalam hal tertangkap tangan)
  3. Menolong korban.
  4. Melaporkan/meminta bantuan Polri.
  5. Selanjutnya memberikan bantuan serta menyerahkan penyelesaiannya kepada Polri yang terdekat.

Tanda Bahaya

Memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat, melalui alat-alat alarm dan kode kode isyarat tertentu bila terjadi kebakaran, bencana alam atau kejadian-kejadian lain yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda, orang banyak dilingkungan pura dan sekitarnya serta memberikan pertolongan dan bantuan penyelamatan.

Link ke Kelompok Pecalang

Admin