Upakara Agama

Umat se-dharma,  setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan umat Hindu tak pernah lepas dengan  praktek praktek keagamaan Upakara agama. Upa berarti berhubungan, Kara berarti perbuatan/ pekerjaan tangan, Upakara merupakan bentuk pelayanan yang diwujudkan dari hasil kegiatan kerja berupa materi yang dipersembahkan dalam suatu upacara keagamaan.

Bahan-bahan upakara semuanya  bersumber dari ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa  dalam berbagai jenis seperti :

Mataya: sesuatu yang tumbuh dari tumbuh-tumbuhan yang dipakai sarana upakara  daun, bunga dan buah-buahan.

Mantiga: sesuatu yang lahir dua kali; telur itik, ayam, angsa dan lainnya.

Maharya: sesuatu yang lahir sekali langsung menjadi binatang, binatang-binatang berkaki empat misalnya sapi, babi, kerbau dan lain sejenisnya.

Untuk itu, sudah menjadi kewajiban setiap umat Hindu wajib untuk melakukan upakara agama dalam bentuk persembahan Panca Maha Yadnya dengan sarana upakaranya sebagai wahana pemeliharaan hubungan antara manusia dengan para Dewa juga bermakna saling memelihara dapat mencapai kabaikan yang maha tinggi. Singkatnya hubungan antara rasa subhakti manusia dengan anugrah sweca Ida Hyang Widhi Wasa, tetap dipelihara dengan dasar falsafah Tri Hita Karana  dan Tat twam Asi.

(MDS.III.68-69 & yadnya prakerti)

Made Worda Negara
BINROH  Hindu TNI AU. Pesantian Widya Sabha Sasmitha-Yogyakarta

Admin