Awig-awig Tempek Utan kayu

AWIG-AWIG SUKA DUKA HINDU DHARMA TEMPEK UTAN KAYU
BANJAR JAKARTA TIMUR
Sekretariat: Jl. Daksinapati Raya No.10
Rawamangun-Jakarta Timur
KESEPAKATAN ANGGOTA SUKA DUKA HINDU DHARMA TEMPEK UTAN KAYU

PEMBUKAAN

Om Swastiastu,

Di tengah pergeseran moralitas kehidupan manusia yang semakin egois mengutamakan kepentingan pribadi, masyarakat Bali di Jakarta masih eksis mempertahankan tradisi musyawarah dan mufakat.
Sistem masyarakat Hindu di Jakarta masih sangat kental dengan keterikatan kekerabatan, sehingga terwujud suatu ketergantungan satu sama lain.

Di Jakarta, Sistem Banjar dan unit organisasi dibawahnya, Tempek menjadi suatu pilihan untuk menghimpun diri ke dalam suatu organisasi yang berada dalam satu kesatuan dan terikat pada suatu aturan main.

Aturan main yang dituang dalam peraturan ‘awig-awig’ mengatur hak dan kewajiban anggota tempek dalam menjalani kehidupan sosial dalam sebuah Tempek.

Huruf I
KETENTUAN UMUM
Angka 1
Bentuk Tempek

Suka Duka Hindu Dharma Tempek Utan Kayu selanjutnya disebut SDHD Tempek Utan Kayu merupakan sebuah organisasi sosial keagamaan yang bernaung dibawah SDHD Banjar Wilayah Kota Jakarta Timur, melalui suatu kepengurusan Pengempon Pura Adityajaya Rawamangun, Banjar Wilayah Kota Jakarta Timur dan dibentuk berdasarkan kebutuhan suatu kondisi kehindupan yang aman, nyaman, tentram, damai, serasi dan selaras yang mengacu pada norma-norma sosial, adat-istiadat dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Angka 2
Nama dan Kedudukan

SDHD Tempek Utan Kayu Berkedudukan di Jakarta, dibawah naungan SDHD Banjar Wilayah Jakarta Timur, tanpa ada batas-batas wilayah dan dengan Sekretariat di Pura Adityajaya Rawamangun, Banjar Wilayah Kota Jakarta Timur

Angka 3
Visi dan Misi

Visi :

Menuju Kehidupan yang harmonis, solid, menciptakan lingkungan yang harmonis dan menjungjung tinggi rasa kebersamaan dalam melaksanakan Trikaya Parisuda dan Tri Hita Karana

Misi :
1.

Membina hubungan kekeluargaan Umat se Dharma khususnya dalam lingkungan SDHD Tempek Utan Kayu

2.

Mendukung terlaksananya kegiatan yang diselenggarakan oleh Banjar Wilayah Kota Jakarta Timur

3.

Sebagai Tempek Pengempon Pura Adityajaya siap melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan oleh PAJ.

4. Melaksanakan tertib administrasi keaanggotaan
5. Membina Sumber Daya Manusia dibidang keagamaan
6.

Mengefektifkan Sarana dan Prasarana yang ada di lingkungan Pura Adityajaya

7.

Melaksanakan kegiatan Suka Duka yang diselenggarakan oleh SDHD Tempek Utan Kayu.

Angka 4
Maksud dan Tujuan

Maksud:

Awig-awig merupakan sebuah sarana kelengkapan dari organisasi yang penyusunannya dilakukan bersama-sama seluruh anggota SDHD Tempek Utan Kayu. Awig-awig merupakan sebuah kesepakatan tatanan bagi seluruh anggota untuk dijadikan panduan dan tuntunan organisasi dalam mengatur hak dan kewajiban setiap anggotanya.

Tujuan:

1.

Setiap anggota SDHD Tempek Utan Kayu mengetahui fungsi dan manfaat dibentuknya Tempek.

2.

Setiap anggota SDHD Tempek Utan Kayu mengetahui hak dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota.

3.

Setiap anggota SDHD Tempek Utan Kayu mengetahui memahami sumber dana, pengelolaan dan pemanfaatan dana atau keuangan secara terbuka.

Huruf II
ORGANISASI
Angka 5
Kepengurusan

1). SDHD Tempek Utan Kayu dipimpin oleh Seorang Ketua
2).

Ketua dicalonkan dan dipilih secara langsung oleh anggota dengan musyawarah dan mufakat.

3).

Dalam melaksanakan tugasnya Ketua SDHD Tempek Utan Kayu dibantu oleh Sekretaris (merangkap wakil ketua), Bendahara dan seksi seksi sesuai dengan kebutuhan organisasi yang ditunjuk oleh Ketua
terpilih.

4).

Masa bakti kepengurusan dalam satu periode adalah selama 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali dengan tenggang waktu 2 (dua) periode.

5). Tugas Ketua adalah memimpin dan mengarahkan organisasi

Angka 6
Keanggotaan

1).

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu adalah setiap warga umat Hindu yang tinggal di wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) dan secara sadar dan sukarela mendaftarkan diri secara resmi menjadi anggota SDHD Tempek Utan Kayu.

2.

Anggota yang didaftarkan meliputi Suami, Istri, Anak yang menjadi tanggungannya dan orang tua suami/istri (mertua) dan tinggal dalam satu rumah atau diwilayah cakupan organisasi (dalam satu buku Keluarga).

3.

Suami atau Istri sebagai Kepala Keluarga yang  tercatat sebagai Nama Anggota SDHD Tempek Utan Kayu bertanggung jawab penuh terhadap keluarga yang didaftarkan dalam daftar anggota keluarga.

4.

Karena sesuatu dan lain hal bagi anggota SDHD Tempek Utan Kayu yang telah terdaftar apabila bermaksud mengundurkan diri wajib membuat surat kepada Ketua atau memberitahukan secara lisan dihadapan rapat anggota.

5.

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu yang karena pindah tugas/pekerjaan untuk sementara waktu sehingga tidak dapat mengikuti kegiatan SDHD Tempek Utan Kayu wajib membuat surat kepada Ketua

6.

Setiap Anggota SDHD Tempek Utan Kayu wajib hadir dalam setiap pertemuan dan wajib mewakilkan apabila berhalangan atau memberitahukan kepada Pengurus atas ketidakhadirannya.

7.

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu yang tidak hadir dan tidak mewakilkan berturut-turut selama 6 (enam) bulan dengan tanpa alasan yang jelas, diberikan surat teguran sebanyak 3 (tiga) kali atau dinyatakan berhenti dengan itikat tidak baik dari keanggotaan.

8.

Apabila ketiga surat teguran tersebut tidak ditanggapi oleh anggota yang bersangkutan, maka dianggap telah
mengundurkan diri dari keanggotaan atau berhenti dengan tidak hormat tanpa alasan yang jelas..

9.

Apabila yang bersangkutan bermaksud ingin menjadi anggota kembali, wajib melapor dan mendaftar kembali dengan terlebih dahulu menyelesaikan dan memenuhi kewajiban-kewajibannya yang belum diselesaikan sebelumnya (jika ada)

Huruf III
Sumber Dana dan Pengelolaan Dana
Angka 7
Sumber Dana
Sumber dana SDHD Tempek Utan Kayu berasal dari iuran wajib dan iuran Sosial.

Iuran Wajib:
1.

Iuran wajib ditetapkan berdasarkan kesepakatan anggota dalam rapat musyawarah setiap akhir tahun melalui Surat Keputusan Ketua dan sewaktu waktu dapat ditinjau kembali.

2. Iuran wajib dibayar setiap bulan mulai Januari s.d. Desember.
3.

Iuran anggota dicatat dan dibukukan oleh Bendahara dan dilaporkan perkembangannya yang meliputi penerimaan dan pengeluaran serta disampaikan pada setiap pertemuan

Dana Sosial:
1.

Dana sosial berasal dari iuran anggota yang dihimpun dan dicatat oleh Bendahara SDHD Tempek Utan Kayu

2.

Besarnya dana sosial ditetapkan berdasarkan kesepakatan anggota dalam rapat musyawarah melalui Surat Keputusan Ketua dan besarannya dapat ditinjau kembali.

3.

Iuran Dana sosial dibayar setiap bulan mulai Januari s.d. Desember.

Dana sosial anggota dicatat dan dibukukan oleh Bendahara dan dilaporkan perkembangannya yang meliputi penerimaan dan pengeluaran serta disampaikan pada setiap pertemuan.

Dana PitraYadnya:
1.

Sumber dana Pitra Yadnya berasal dari iuran anggota SDHD Tempek Utan Kayu.

2.

Penetapan besarnya Iuran Dana Pitra Yadnya diatur dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua.

3.

Iuran dana Pitra Yadnya dibayar setiap bulan mulai bulan Januari s.d Desember.

4.

Setiap ada musibah/kematian, anggota wajib memberikan bantuan dana dan besarnya didasarkan pada kesepakatan anggota dalam rapat musyawarah anggota dan pembayarannya dapat dilakukan pada saat pertemuan serta ditetapkan melalui surat Keputusan Ketua.

5.

Dana Pitra Yadnya SDHD Tempek Utan Kayu dicatat dan dibukukan oleh Bendahara dan dilaporkan perkembangannya yang meliputi penerimaan dan pengeluaran serta disampaikan pada setiap pertemuan.

Angka 6
Penyimpanan dan Penarikan Dana

Dana SDHD Tempek Utan Kayu disimpan dalam Rekening Tabungan pada Bank milik Pemerintah (Mandiri, BNI, BRI, DKI atau Bank Pemerintah lainnya) oleh Bendahara. Pencairan dana untuk keperluan organisasi akan diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Ketua

Angka 7
Pengelolaan Dana

Penggunaan Dana SDHD Tempek Utan Kayu adalah untuk membiayai kegiatan keagamaan (sebagai pengempon Pura Adityajaya Rawamangun) dan membantu para anggota SDHD Tempek Utan Kayu beserta keluarganya.

1. Upacara Keagamaan Pura Adityajaya
Besarnya kewajiban mempunia dalam rangka hari-hari besar keagamaan di Pura Adityajaya disesuaikan dengan kesepakatan dan musyawarah pengempon pura.
2. Bantuan dana sosial kepada Anggota
1)

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu yang keluarganya mendapat musibah (dirawat dirumah sakit, melahirkan, kebakaran, kebanjiran/longsor dan musibah lain yang dipandang penting) mendapat bantuan dana.

2)

Besarnya bantuan ditetapkan berdasarkan kesepakatan dalam rapat musyawarah serta ditetapkan melalui
Surat Keputusan Ketua.

3)

Anggota tempek yang berhak mendapatkan bantuan dana sosial adalah anggota yang resmi terdaftar sebagai
anggota dan telah menjadi anggota sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan. Bagi anggota tempek yang keanggotaannya terputus-putus karena pindah tugas dan tetap menjadi anggota tetap berhak mendapat bantuan dana sosial dengan catatan telah melunasi semua kewajibannya.

3. Pitra Yadnya
1)

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu mendapat bantuan dana untuk pelaksanaan pitra yadnya untuk diproses lebih lanjut berupa penguburan atau pengabenan di wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek)

2)

Besarnya bantuan Dana Pitra Yadnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan dalam rapat musyawarah serta ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua.

3)

Anggota SDHD Tempek Utan Kayu yang berhak mendapatkan bantuan dana Pitra Yadnya adalah anggota yang resmi terdaftar sebagai anggota dan telah menjadi anggota sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan. Bagi anggota tempek yang keanggotaannya terputus-putus karena pindah tugas dan tetap menjadi anggota, tetap berhak mendapat dana Pitra Yadnya dengan catatan telah melunasi semua kewajibannya.

Huruf IV
Lain-lain
Angka 8
Pertemuan SDHD Tempek Utan Kayu

1.

Pertemuan Rutin diselenggarakan tiap bulan atau pada waktu lain yang ditentukan dalam rapat atau pertemuan sebelumnya.

2.

Tempat pertemuan secara umum dilaksanakan di Pura Adityajaya Rawamanagun dan dapat ditentukan ditempat lain sesuai dengan musyawarah anggota

Kegiatan Arisan Ibu-ibu SDHD Tempek Utan Kayu
1.

Untuk lebih meningkatkan dan mengikat tali persaudaraan sesama anggota Tempek, para Ibu dapat membentuk arisan tersendiri dan besar kecilnya arisan ditetapkan secara musyawarah oleh  para istri.

2.

Dalam pelaksanaan kegiatannya tersebut para istri dapat menunjuk seorang pengelola keuangan (Bendahara) tersendiri untuk menghimpun dana iuran uang kas para istri.

Huruf V
P E N U T U P
Angka 9

1.

Setiap anggota wajib tunduk terhadap awig-awig ini, Pelanggaran atas awig-awig dapat dikenakan sanksi berdasarkan musyawarah mufakat anggota

2.

Hal-hal yang belum diatur dalam awig-awig ini akan diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Ketua Tempek.

3.

Kesepakatan dan Musayawarah dalam awig-awig ini disahkan dalam Rapat Pleno anggota Suka Duka Hindu Dharma setelah melalui sosialisasi kepada seluruh anggota dan berlaku mulai sejak tanggal ditetapkan

4. Pelaksanaan lebih lanjut awig-awig ini dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua, setelah terlebih dahulu memperoleh persetujuan/kesepakatan dan musyawarah dari anggota SDHD Tempek Utan Kayu

Om Shanti Shanti Shanti Om

Ditetapkan : di Jakarta
Pada Oktober 2013
Ketua Suka Duka Hindu Dharma Tempek Utan Kayu
Banjar Jakarta Timur

( Ir. I Putu Maharta Adijadnja )

 

 

Admin