Pujawali Pura Aditya Jaya ke-89

Latar Belakang
Pura Aditya Jaya didirikan pada tahun 1973 dan telah melaksanakan beberapa kali upacara penyucian berupa :

Upacara Ngenteg Linggih :

  • Dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 1973,
  • Dipuput oleh Ida Peranda Wayan Sidemen.

Upacara Tawur Labuh Gentuh :
Dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 1997, dipuput oleh :

  1. Ida Pedanda Gde Sidemen (Jakarta),
  2. Ida Pedanda Djelantik (Mataram), dan
  3. Sri Empu Eka Darma Santi (Negara Bali).

Upacara Ngenteg Linggih dan Mupuk Pedagingan.

Dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2014, Manggala Upacara Ida Pedanda Istri Buruan Lor, Griya Halim.

Rangkaian Upacara dipuput oleh :

  1. Ida Pedanda Gede Pasuruhan Sidamahen (Griya Halim),
  2. Ida Pedanda Panji Sogata ( Griya Lenteng Agung ),
  3. Ida Pedanda Istri Buruan Lor ( Griya Halim ),
  4. Ida Pedanda Nabe Gede Putra Sidemen (Griya Cileduk),
  5. Ida Pedanda Istri Mayun ( Griya Rawamangun),
  6. Ida Pedanda Istri Gede Sucita (Griya Kelapa Dua),
  7. Ida Pedanda Istri Kemenuh (Griya Cinere),
  8. Ida Pedanda Singarsa (Griya Cimahi), dan
  9. Romo Pandita Puja Brata Sejati (Griya Tanjung Priuk).

Piodalan lainnya dilaksanakan secara periodik setiap 6 (enam) bulan (210 hari) dan pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Suci Saraswati.
Dengan usia Pura Aditya Jaya sudah 45 tahun dan Pujawali dalan tahun ini (2018) adalah Pujawali yang ke 89, dan Tapini Ida Peranda Istri Buruan Lor (Griya Halim) memberikan saran/ petunjuk serta memperhatikan usulan dari para sesepuh umat, maka Pengempon Pura Aditya Jaya Rawamangun akan melaksanakan Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati yang tahun ini jatuh pada hari Sabtu Umanis Wuku Watugunung tanggal 13 Oktober 2018 dengan upakara bebangkit pulogembal.

Hari Suci Saraswati adalah hari perayaan untuk memuja Sang Hyang Widhi sebagai penguasa ilmu pengetahuan yang diberi gelar Dewi Saraswati. Berkat beliaulah umat manusia dapat memiliki berbagai ilmu penetahuan dan Upacara perayaan Saraswati tidak ada hubungannya dengan Pujawali di Pura Aditya Jaya. Perayaan acara Hari Suci Saraswati ini juga dirayakan setiap 6 (enam) bulan (210 hari) sekali yaitu pada hari Sabtu Umanis Wuku Watugunung yang dilakukan dengan memuja Sang Hyang Widhi Wasa dengan pembacaan dan renungan isi ajaran pustaka suci dalam rangka meningkatkan Sradha Bhakti bagi Umat Hindu.

Berdasarkan keputusan Rapat Pleno Tempek Pengempon Pura Aditya Jaya di lingkungan Banjar Jakarta Timur hari Minggu, 12 Agustus 2018 telah ditetapkan Panitia Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati di Pura Aditya Jaya dengan Surat Keputusan Pengurus Pura Aditya Jaya Rawamangun tanggal 12 Agustus 2018 nomor : 06/KPPAJ/SK/VIII/2018, Ketua dan Sekretaris Pengurus Pura Aditya Jaya sebagai Penanggungjawab dan Wakil Penanggungjawab, Tempek Kampung Ambon sebagai Ketua Pelaksana Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati dengan dibantu oleh para Ketua dan warga Tempek Pengempon, PWSHD, KPSHD, STAH DNJ dan Pasraman Pura Aditya Jaya sebagai Bidang-bidang untuk memperlancar pelaksanaannya. Dengan telah ditetapkannya Panitia Pelaksana Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati, panitia telah bekerja mempersiapkan pelaksanaan pujawali sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Kami selaku Panitia mengajak semua pihak dan umat sedharma untuk turut berpartisipasi baik dengan tenaga, pikiran, material maupun non-material dalam mensukseskan pelaksanaan Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati di Pura Aditya Jaya Rawamangun. Dengan menerapkan prinsip “ngaturang ayah” yang dilandasi rasa cinta kasih yang tulus dan ikhlas, diharapkan panitia dan umat sedharma dapat bekerja dengan sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaan Pujawali dan Perayaan Hari Suci Saraswati dapat terlaksana dengan baik.
Berdasarkan prinsip tersebut diatas, kebersamaan, keterbukaan dan berusaha menciptakan suasana yang kondusif serta dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat sedharma dapat diwujudkan.

Maksud dan Tujuan
Maksud dan Tujuan Pelaksanaan Perayaan Hari Suci Saraswati adalah untuk memuja Hyang Widhi Wasa dalam kekuatannya menciptakan Ilmu Pengetahuan, kebijaksanaan dan Ilmu Kesucian, sedangkan Pujawali dilaksanakan untuk meningkatkan Sradha (Iman) dan Bhakti (takwa) Umat Hindu kepada Hyang Widhi Wasa melalui yadnya yaitu korban suci yang tulus ikhlas.

Susunan Panitia

Admin